Sample, Kaos dan Sepatu Lukis 100% Jaminan Karya Tangan

9 April 2013 by in Fashion Tagged: ,

Berawal dari keisengan melihat sepatu kanvas, Arif Wicaksono (23) mempunyai ide membuka usaha sepatu dan kaos lukis yang ia beri nama Sample. Demi hasil yang original dan berbeda dari yang lain, semua produk Sample dikerjakan Arif secara manual dengan tangan. “Dari sket manual, media kaos atau sepatu langsung dilukis menggunakan kuas dari ukuran 0,1 hingga 12. Soal cat lukis, saya menggunakan rubber atau cat sablon yang dicampur dengan pigmen warna,” terangnya.

Pria lulusan SMK 9 Solo Jurusan Seni Rupa ini memang sejak SD sudah gemar melukis. Hingga sekarang sudah ribuan karya lukis yang ia ciptakan manual di segala media. Foto diambil Selasa (2/4/2013).

Pria lulusan SMK 9 Solo Jurusan Seni Rupa ini memang sejak SD sudah gemar melukis. Hingga sekarang sudah ribuan karya lukis yang ia ciptakan manual di segala media. Foto diambil Selasa (2/4/2013).

Tak hanya itu, demi memuaskan pelanggan, Arif yang sudah merintis usahanya sejak SMA itu pun menerima desain yang dibuat oleh pemesan sendiri. “Soal desain, biasanya kami ikuti desain pemesan. Tapi kalau pemesan kesulitan, kami bantu dalam mendesain,” katanya saat ditemui di rumahnya, Jl Pajajaran Barat I No 27 Sumber, Banjarsari, Solo, Selasa (2/4/2013).

Diawal usahanya, Arif mengaku hanya menggunakan sepatu sebagai media lukisnya. “Awalnya hanya coba-coba melukis di media baru, yakni sepatu. Ternyata respon teman-teman bagus dan ada yang mau beli,” katanya. Dari eksperimen itu kemudian Arif mulai memesan 200 pasang sepatu kanvas untuk ia lukis dan ia jual dengan sasaran remaja SMP dan SMA. “Saat itu sepatu lukis masih barang baru dan banyak peminat. Bahkan 200 pasang sepatu lukis itu habis terjual dalam waktu tiga hari,” akunya kepada terasolo.com.

Bermacam motif lukisan sudah Arif goreskan di media sepatu, mulai dari kartun hingga motif bunga warna-warni. Sasaran pasar Arif pun kebanyakan remaja yang lebih suka lukisan warna-warni. Foto : Dokumen Pribadi.

Bermacam motif lukisan sudah Arif goreskan di media sepatu, mulai dari kartun hingga motif bunga warna-warni. Sasaran pasar Arif pun kebanyakan remaja yang lebih suka lukisan warna-warni. Foto : Dokumen Pribadi.

Dalam pengerjaannya, pria yang bercita-cita menjadi dosen seni rupa itu mengaku mengalami perkembangan yang pada awalnya ia butuh waktu sekitar tiga hari untuk melukis sepasang sepatu, kini hanya butuh sekitar tiga jam. Untuk sepasang sepatu lukis ia beri harga kisaran Rp100.000 hingga Rp200.000 sedangkan kaos lukis Rp50.000 hingga Rp175.000.

Dipromosikan Lomba

Pria yang masih berkuliah di Jurusan Seni Rupa ISI Surakarta itu mengaku mendapat promosi gratis dari setiap lomba lukis yang ia ikuti. Ada puluhan piagam lomba lukis yang ia dapat, mulai dari lomba lukis biasa hingga mural dan tak jarang ia mendapat juara pertama. “Sebelum mereka melihat contoh-contoh sepatu lukis kami di facebook dengan nama Jual Sepatu Lukis, kebanyakan pemesan datang dari kenalan lomba,” ungkapnya.

Dari puluhan lomba yang diikuti, Arif belajar dan berteman. Dari jaringan pertemanan itu lah Arif mendapat begitu banyak pesanan. Baginya, lomba tidak hanya ajang adu bakat, tapi juga media promosi.

Dari puluhan lomba yang diikuti, Arif belajar dan berteman. Dari jaringan pertemanan itu lah Arif mendapat begitu banyak pesanan. Baginya, lomba tidak hanya ajang adu bakat, tapi juga media promosi.

Tidak hanya sepatu dan kaos, bersama teman kuliahnya, Arif juga menerima pengerjaan melukis dinding, lukisan, dan karikatur. Untuk mural dinding, ia memasang harga Rp100.000 per meter, sedangkan lukisan 180×100 cm sekitar Rp2.500.000, dan karikatur ukuran A3 Rp100.000 hingga Rp500.000 tergantung  tingkat kesulitan dan kegunaannya. “Karikatur yang paling mahal adalah karikatur pernikahan, bisa sampai Rp500.000. Kalau yang biasa hanya kisaran Rp100.000,” tambahnya.

Bermacam motif lukisan sudah Arif goreskan di media sepatu, mulai dari kartun hingga motif bunga warna-warni. Sasaran pasar Arif pun kebanyakan remaja yang lebih suka lukisan warna-warni. Foto : Dokumen Pribadi

Bermacam motif lukisan sudah Arif goreskan di media sepatu, mulai dari kartun hingga motif bunga warna-warni. Sasaran pasar Arif pun kebanyakan remaja yang lebih suka lukisan warna-warni. Foto : Dokumen Pribadi

Sampai saat ini, Arif dan temannya sudah mengerjakan sekitar 500 pasang sepatu lukis, 200 pasang kaos lukis, 10 lukisan mural tembok, dua lukisan, serta 600 karikatur yang semua  dikerjakan secara manual. “Ke depan, semoga usaha ini terus berkembang dan semakin banyak orang yang menghargai karya tangan manual,” harapnya.

Editor : Duratun Nafisah


Klaten-Solo

Tinggalkan Komentar / Hubungi Tim Terasolo