Di sebelah barat tugu batik, di antara gang-gang sempit Kampung Laweyan, kerap kali tercium bau gurih ketan dan harum pisang bakar. Adalah penganan khas yang sejak dulu beriringan dengan serabi sebagai salah satu makanan priyayi, ledre. Sri Martini, seorang perempuan berusia 72 tahun, sudah sejak 1984 membuat makanan khas ini.
Author: 15 September 2014
“Untuk membuat anak suka beribadah, ditumbuhkan minatnya dulu lewat imajinasi dan warna-warna. Lama-lama menjadi rajin salat, dan pada akhirnya menjadi terbiasa,“ ujar Lilik. Itulah salah satu motifnya membuat sajadah, mukena, dan sarung lucu untuk anak-anak.
Author: 14 September 2014
Rasa legit jenang alot Kenep sangat khas. Dibuat dalam kuali besar, jenang alot masyhur menjadi jenang andalan Sukoharjo. Jenang itu dibuat tradisional dengan tenaga manusia. Bahannya pun hanya tepung beras, tepung beras ketan, santan dan gula merah tanpa bahan pengawet.
Author: 12 September 2014
Jika waktu menunjukkan pukul enam petang, itu artinya kegiatan ekonomi kreatif Galabo dimulai. Penjaja kuliner khas Solo menggelar dagangannya, dan pengunjung bisa menikmatinya sembari nongkrong di sepanjang ruas jalan Mayor Sunaryo, Solo.
Author: 4 September 2014
Sonorejo terkenal dengan wayangnya yang tersohor seantero negeri dan menjadi tempat langganan para dalang kondang. Tapi nasibnya kini berada di persimpangan. Para perajin wayang Sonorejo bergelut antara nguri-uri warisan budaya dan kesejahteraan hidupnya.
Author: 30 August 2014
Pie SIngkong? Seperti apa rasanya? Adalah Triatmoko Ari Cahyono yang menemukan ide untuk membuat singkong naik derajat. Pie Singkong Om Yok didirikannya dengan membuat pie berbahan dasar singkong varian rasa, original, nangka, apel, keju, dan lainnya.
Author: 27 August 2014
Tak seperti produk masal buatan mesin yang cenderung ‘pasaran’, kerajinan yang dibuat dengan tangan selalu terasa original. Seperti produk Hanadia Souvenir & Craft dengan kreasi sarung anak, gelang, pernak-pernik, dan kerajinan tangan cantik lainnya.
Author: 26 August 2014
Jika di tempat lain produksi shuttlecok kebanyakan menggunakan bulu entok, di sentra industri shuttlecock Desa Gadingan ini, para perajinnya memanfaatkan bula ayam sebagai bahan baku. “Bulu ayam lebih awet, Mas. Kalau pakai entok, cuma menang lebih putih,” ujar Supardi (40), perajin shuttlecock di Dukuh Kloron, Gadingan.
Author: 24 August 2014
Lekker! kata orang Belanda mencicipi kue lipat dari tepung terigu dengan isian gula cokelat dan pisang. Maka, lahirlah nama kue leker. Di Solo, ada Leker Gajahan yang sudah ada sejak 46 tahun silam dengan resep yang sama dan bertahan dengan cara memasaknya yang tradisional.
Author: 20 August 2014
Unik, lucu, dan menarik. Itulah kesan pertama melihat Chubby Donutku. bentuknya bundar dengan topping warna-warni nan cantik. Rasanya? donat ini lebih lembut dan empuk dari donat kebanyakan karena menggunakan kentang sebagai bahan utamanya.
Author: 14 August 2014
Bagaimana kedelai diubah menjadi makanan bernama tahu? Di desa Ngabeyan dan Wirogunan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, hampir 30 orang membuatnya. Masing-masing pengusaha mengolah 400-600kg kedelai menjadi tahu setiap harinya.
Author: 11 August 2014